Home Komunikasi Fungsi Komunikasi

Fungsi Komunikasi

52

Komunikasi adalah proses penyampaian dan penerimaan pesan berupa informasi, ide, atau pemikiran. Berikut ini fungsi komunikasi.

Pengertian Komunikasi

Komunikasi merupakan aktivitas utama kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kita berkomunikasi dengan diri sendiri dan orang lain, bahkan dengan hewan atau tanaman di sekitar kita.

Komunikasi terjadi karena kita memiliki pesan yang ingin atau harus disampaikan. Untuk apa kita berkomunikasi? Berikut ini ulasannya.

Fungsi Komunikasi

Fungsi komunikasi menurut para ahli adalah suatu cara yang dilakukan individu dalam proses komunikasi untuk mencapai suatu tujuan.

Dalam berbagai literatur tentang komunikasi, terdapat empat fungsi komunikasi, yaitu fungsi informasi, pendidikan, hiburan, dan pengaruh.

1. Menginformasikan (to inform)

Komunikasi berfungsi menyampaikan, menyebarkan, atau memberikan informasi.

Informasi yang disampaikan bisa mengenai peristiwa yang terjadi, ide, gagasan, atau pikiran.

2. Mendidik (to educate)

Komunikasi berfungsi sebagai sarana pendidikan. Melalui komunikasi, manusia dalam masyarakat dapat menyampaikan ide dan pikirannya kepada orang lain sehingga orang lain mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan.

Dengan komunikasi manusia dapat menyampaikan pengetahuan, ide, atau gagasannya dan memungkinkan terjadinya transfer ilmu dari seseorang kepada seseorang yang lain. Dengan begitu wawasan dan pengetahuan seseorang mengenai suatu hal menjadi bertambah.

Contohnya komunikasi yang dilakukan guru kepadaanak didiknya, seorang dosen kepada mahasiswanya, seorang pelatih kepada muridnya, atau seorang pembicara kepada audiens.

3. Menghibur (to entertain)

Fungsi komunikasi selain menyampaikan pendidikan dan memengaruhi, komunikasi juga berfungsi untuk memberi hiburan atau menghibur orang lain.

Dengan berkomunikasi seseorang dapat menghibur orang lain serta mendapat penghiburan dari orang lain.

Contohnya komunikasi yang dilakukan pelaku stand up comedy yang saat ini sedang trend.

Hanya dengan mendengarkan perkataan dari komika yang sedang melakukan stand up comedy, orang-orang bisa tertawa dan terhibur. Seseorang juga bisa memberikan penghiburan bagi orang lain dengan komunikasi, misalnya memeluk seseorang yang sedih, atau mengucapkan belasungkawa pada seseorang yang kehilangan anggota keluarga.

4. Memengaruhi (to influence)

Komunikasi juga berfungsi memengaruhi setiap individu yang berkomunikasi, tentunya berusaha saling mempengaruhi jalan pikiran komunikan dan lebih jauh lagi berusaha merubah sikap dan tingkah laku komunikan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Dengan berkomunikasi seseorang dapat mepengaruhi orang lain agar berpikir, merasa, atau bereprilaku seperti apa yang diharapkannya.

Dengan menyampaikan ide, gagasan, atau apa yang kita pikirkan kepada orang lain, kita dapat membujuk seseorang untuk memiliki sikap serta prilaku seperti yang kita harapkan dan memberikan arahan mengenai sikap atau prilaku yang harus diikuti.

Fungsi Komunikasi secara Umum

Mangutip laman Small Business Chron, ada 13 fungsi komunikasi.

1. Untuk meminta sesuatu.

Fungsi komunikasi pertama dan utama adalah mengkomunikasikan keinginan seseorang untuk mendapatkan sesuatu, terutama untuk mendapatkan suatu objek.

Selain itu, fungsi komunikasi ini bisa digunakan untuk memberikan izin kepada seseorang dalam mengambil suatu objek atau melakukan suatu tindakan tertentu.

Bagaimana contoh fungsi komunikasi ini di tempat kerja? Rekan kerja saya yang bernama Dewi ingin meminta bantuan saya untuk mengambilkan buku catatan miliknya yang ada di atas meja kerja. Contoh lain, Dewi meminta izin kepada saya untuk meminjam pulpen yang ada di meja kerja saya.

2. Untuk mendapatkan perhatian.

Fungsi komunikasi yang kedua berguna untuk mendapatkan perhatian dari seseorang atau untuk mempertahankan perhatian tersebut.

Apa contohnya? Ketika rapat kerja sedang berlangsung, seorang karyawan berkata “Boleh saya bertanya, Pak” untuk menarik perhatian presenter bahwa dirinya ingin menanyakan suatu pertanyaan.

3. Untuk mengomentari sesuatu.

Melalui komunikasi, kita bisa mengomentari sesuatu hal secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam hal ini, kita bisa mengomentari tentang karakteristik diri sendiri, karakteristik orang lain, benda mati, atau segala hal yang terlihat dan terdengar dengan panca indera kita.

Bagaimana contoh fungsi komunikasi ini di tempat kerja?

Dewi, rekan kerja saya, baru saja dia mengangkat tangannya dan mengomentari presentasi bisnis yang disampaikan oleh calon klien kami. Menurutnya, presentasinya masih sangat kurang spesifik, sehingga dirinya harus menanyakan beberapa hal secara rinci.

4. Untuk menolak sesuatu.

Fungsi keempat ini bermanfaat untuk menolak suatu objek atau penawaran yang ditawarkan kepada seseorang.

Misalnya, menolak tindakan seseorang terhadap kita atau menolak untuk mematuhi suatu permintaan yang tidak masuk akal bagi kita.

Sebagai contoh, salah satu klien saya menawarkan saya sejumlah uang agar perusahaan kami mau bekerjasama dengan perusahaan mereka, serta menerima tawaran proyek yang mereka berikan. Dalam hal ini, saya menolak tawaran uang yang akan diberikan olehnya dan juga menolak tawaran proyek kerja dengan perusahaannya.

5. Untuk memberikan informasi.

Fungsi kelima dari komunikasi adalah memberikan informasi kepada target audiens yang kita inginkan.

Ada banyak contoh yang bisa menggambarkan fungsi komunikasi ini di dalam lingkungan kerja. Salah satu contohnya, saya berkata kepada klien perusahaan kami, “Kemarin pukul 15.00 sore, saya sudah mengecek kembali akun Anda dan kami sudah tidak menemukan masalah apa pun di dalamnya. Setelah ini, Anda bisa menggunakan akun Anda kembali dalam waktu 1×24 jam ke depan”.

Yap! Ini adalah informasi yang kita sampaikan kepada klien kita melalui fungsi komunikasi.

6. Untuk mencari informasi.

Komunikasi bukan hanya berfungsi untuk memberikan informasi, namun ini juga berfungsi untuk mencari berbagai informasi yang kita perlukan.

Sebagai contoh, saya bertanya kepada manajer saya terkait acara kantor yang akan diadakan sebulan ke depan, “Pak, kira-kira kegiatan team building kantor kita akan diadakan pada tanggal berapa?” atau rekan pembaca bisa mencari informasi lain yang Anda inginkan.

7. Untuk mengekspresikan suatu perasaan.

Fungsi komunikasi ketujuh membantu kita dalam mengomunikasikan perasaan fisik atau emosional yang kita rasakan sendiri, baik perasaan suka atau tidak suka terhadap sesuatu.

Sebagai contoh, saya mengatakan kepada Vina, rekan kerja saya bahwa saya akan sangat marah jika ada seseorang yang meminjam pulpen saya, tanpa seizin saya sebelumnya.

8. Untuk melaksanakan rutinitas sosial.

Kita tidak akan pernah bisa melaksanakan rutinitas sosial dengan baik, jika kita tidak memiliki keterampilan komunikasi yang baik.

Oleh karena itu, komunikasi berfungsi untuk menjalani rutinitas sosial, baik dalam mengatakan sesuatu atau bertindak akan suatu hal yang berkaitan dengan orang lain (sosial).

Bagaimana contoh fungsi komunikasi ini di tempat kerja?

Salah satu klien kami mengirimkan karangan bunga ke kantor atas pencapaian perusahaan kami yang telah meluncurkan produk baru. Dengan ini, kami mengirimkan ucapan “Terima Kasih” kepada perusahaan klien kami melalui email.

9. Untuk membuat pilihan.

Komunikasi berfungsi untuk membuat satu pilihan tetap dari beberapa pilihan yang ditawarkan kepada kita. Dengan ini, kita bisa menunjukkan opsi atau pilihan mana yang kita suka dan mana yang kurang kita suka.

Sebagai contoh, rapat kerja hari ini membahas tentang dua logo produk yang diajukan untuk mengganti logo produk kami yang lama. Ketika bos kami meminta tanggapan, saya menyampaikan pilihan saya pada desain logo produk yang pertama dibandingkan logo produk yang kedua.

10. Untuk memberi arahan.

Selain itu, komunikasi juga berfungsi untuk memberi arahan kepada kita terkait sesuatu hal, terutama berkomunikasi dengan orang lain terkait apa yang harus mereka lakukan.

Berikut ini adalah beberapa frasa yang sering kita dengar di dalam lingkungan kerja:
– “Silakan duduk”.
– “Kemarilah”.
– “Silakan masuk”.
– “Tolong segera buatkan laporan keuangan ini”, dan lain sebagainya.

11. Untuk mempengaruhi atau membujuk.

Tentu saja, salah satu fungsi komunikasi lain adalah untuk mempengaruhi atau membujuk seseorang dalam melakukan sesuatu.

Sebagai contoh, kita berusaha mempengaruhi dan membujuk klien agar berminat untuk membeli produk atau menggunakan layanan jasa kita melalui presentasi bisnis yang kita lakukan.

12. Untuk memperingatkan sesuatu.

Fungsi komunikasi lain yang mungkin sering kita terapkan adalah memperingatkan sesuatu kepada orang lain. Hal ini kita lakukan ketika mengkomunikasikan suatu bahaya atau kekhawatiran kepada orang lain.

Misalnya, saya memberitahu rekan kerja saya agar tidak bekerja di kantor sampai larut malam, karena itu tidak akan baik untuk kesehatannya.

Percakapannya bisa seperti ini, “Rina, jangan bekerja sampai larut malam. Kamu harus segera beristirahat dan kembali semangat untuk presentasi besok”.

13. Untuk memotivasi atau menyemangati.

Fungsi komunikasi terakhir yang tidak kalah penting bagi kehidupan kita adalah memotivasi atau menyemangati sesuatu atau seseorang.

Fungsi komunikasi ini sangat bermanfaat bagi para pemimpin, terutama ketika mereka harus menyemangati atau memotivasi karyawan mereka yang sedang demotivasi.

Sebagai contoh, “Semangat! Anda harus selalu bersemangat dalam mengejar mimpi-mimpi Anda, karena saya yakin Anda adalah orang yang penuh dengan potensi”.

Secara fungsional, komunikasi dilakukan demi ragam kepentingan atau tujuan, utamanya untuk:

Fungsi Komunikasi Menurut Ahli

Menurut William I. Gorden, sebagaimana dikutip Dedy Mulyana dalam Pengantar Ilmu Komunikasi (2009), komunikasi memiliki fungsi sebagai berikut:

1. Fungsi Komunikasi Sosial

Fungsi dari komunikasi yang pertama adalah sebagai komunikasi sosial. Hal ini berarti bahwa komunikasi bisa digunakan untuk membangun konsep diri.

Seseorang yang memiliki konsep diri yang baik maka bisa mencapai tingkat aktualisasi diri yang baik. Ini berarti, ia akan merasa puas dengan hidupnya dan tentu saja mampu menjalin hubungan sosial yang baik dengan orang lain.

Komunikasi akan sangat berperan penting terutama sebagai bagian dari proses menjaring hubungan dengan orang lain. Tanpa adanya komunikasi, tidak mungkin satu orang bisa terhubung dengan lainnya.

Inilah mengapa komunikasi kemudian disebut sebagai hal penting yang bermanfaat dalam hal sosial. Sebagai contoh, seseorang yang memiliki cara berkomunikasi dengan baik umumnya akan lebih bagus tingkat sosialisasinya.

2. Fungsi Komunikasi Eskpresif

Fungsi komunikasi selanjutnya yakni sebagai sarana mengungkapkan ekspresi-ekspresi tertentu dari seseorang.

Ekspresi tersebut tidak hanya diumbar dalam bentuk verbal namun juga dalam bentuk nonverbal. Di dalam fungsi ini, mungkin bisa terjadi proses seperti contoh informasi verbal diubah menjadi nonverbal sehingga isi pesan yang disampaikan bisa diamati kembali suatu saat nanti.

Namun demikian, pada dasarnya komunikasi juga bisa menjadi sebuah cara untuk mengungkapkan perasaan-perasaan seseorang.

Respons tersebut pun bisa memiliki bentuk komunikasi nonverbal. Sebagai contoh, seseorang bisa mengamati respon orang lain ketika ia berkomunikasi. Ekspresi yang ditunjukkan seseorang akan ditangkap dan dicerna melalui proses komunikasi intrapersonal.

3. Fungsi Komunikasi Ritual

Fungsi komunikasi Gorden selanjutnya juga menjelaskan bahwa komunikasi bisa digunakan sebagai bentuk komitmen seseorang terhadap nilai-nilai keyakinannya terhadap tradisi, budaya, keluarga, adat, suku, bangsa atau bahkan agamanya.

Ini memiliki pengertian bahwa ritual di sini bisa dianggap sebagai bagaimana seseorang tersebut mampu menemukan jati dirinya melalui komunikasi.

Sebagai contoh, berdoa merupakan bagian dari fungsi komunikasi ritual. Bagaimana seseorang mengkomunikasikan apa yang menjadi pengharapannya merupakan sebuah proses komunikasi yang rupanya berfungsi secara ritual.

Selain berdoa, ada contoh lain seperti misalnya upacara pernikahan, upacara wisuda hingga menyanyikan lagu kebangsaan, itu merupakan fungsi-fungsi komunikasi dengan sifat ritual.

4. Fungsi Komunikasi Instrumental

Fungsi komunikasi instrumental adalah fungsi dari komunikasi yang bersifat memberitahu atau menerangkan kepada orang lain.

Melalui komunikasi, hal-hal yang belum jelas sebelumnya bisa diperjelas melalui proses komunikasi yang efektif. Tentu saja ini berarti bahwa komunikasi memiliki suatu fungsi untuk menjelaskan sesuatu, memberikan informasi tertentu dan menerangkan suatu hal yang masih belum jelas.

Contoh yang paling mudah adalah bagaimana seorang guru menerangkan pelajaran kepada murid-muridnya. Terjadi proses komunikasi interpersonal di sana. Tanpa adanya proses komunikasi, tidak mungkin proses pembelajaran tersebut bisa terjadi.

5. Komunikasi Persuasif

Sebenarnya fungsi ini merupakan fungsi yang sifatnya mengelaborasi dari fungsi ke-empat milik Gorden, yaitu fungsi komunikasi instrumental. Komunikasi memiliki fungsi untuk mengajak orang lain supaya percaya terhadap informasi yang diberikan melalui data dan fakta yang akurat.

Oleh karenanya, ini termasuk penting dalam setiap komponen-komponen komunikasi untuk mengedepankan fakta dan juga data secara lebih akurat. Terdapat pendekatan-pendekatan yang berbeda mengenai komunikasi persuasif ini.

6. Komunikasi Produksi

Fungsi komunikasi produksi juga sebenarnya bukan fungsi inti menurut Gorden. Ini adalah salah satu elaborasi dari fungsi komunikasi inti menurut Gorden.

fungsi komunikasi

Berikut ini fungsi komunikasi menurut para ahli lainnya.

Thomas M. Scheidel mengatakan, manusia itu pada umumnya berkomunikasi untuk saling menyatakan dan mendukung identitas diri mereka dan untuk membangu interaksi sosial dengan orang-orang disekelilingnya serta untuk memengaruhi orang lain agar berpikir, merasa, ataupun bertingkah seperti apa yang diharapkan.

Rudolf F. Verderber mengemukakan, komunikasi memiliki fungsi sosial dan fungsi pengambilan keputusan.

Fungsi sosial bertujuan untuk kesenangan, menunjukkan ikatan, membangun dan memelihara hubungan dengan orang lain.

Fungsi pengambilan keputusan ialah memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan terhadap sesuatu pada saat tertentu.

Gordon I. Zimmerman menjelaskan, komunikasi berguna dalam menyelesaikan setiap tugas penting bagi kebutuhan kita, juga untuk memberi sandang pangan kepada diri sendiri dan memuaskan kepenasaran kita kepada lingkungan, serta untuk menikmati hidup.

Selain itu, hal terpenting dari komunikasi ialah untuk menciptakan dan memupuk hubungan dengan orang lain di sekitar kita.

Menurut Thomas M. Scheidel seseorang berkomunikasi dengan orang lain, untuk saling menyatakan dan mendukung identitas dirinya.

Akualisasi diri merupakan sebuah kebutuhan bagi manusia, dan dapat dipenuhi dengan melakukan komunikasi. Dengan berkomunikasi seseorang dapat menyatakan keberadaan dan potensi dirinya pada orang lain.

Di lain pihak, hal tersebut juga membantu seseorang untuk dapat lebih mengenal dirinya sendiri.

Masih menurut Thomas M. Scheidel, dengan berkomunikasi, kita juga dapat membangun interaksi sosial dengan sesama dan lingkungan sekitar.

Dengan begitu kita tidak terisolasi atau terasing dari pergaulan di masyarakat, sekaligus juga menjaga kelangsungan hidup masyarakat.

Dengan berkomunikasi kita dapat berdiskusi, bekerjasama, dan melakukan interaksi social lainnya dengan sesama dan lingkungan di sekitar.

Onong Uchyana Effendi dalam bukunya, Pengantar Komunikasi, menyebutkan salah satu fungsi komunikasi adalah sebagai pengungkapan emosional.

Dengan berkomunikasi kita difasilitasi untuk dapat mengungkapkan apa yang kita pikirkan dan rasakan.

Mengungkapkan pikiran dan perasaan pribadi kepada orang lain penting untuk dilakukan. Sebab dengan mengungkapkan isi pikiran dan emosi baik itu marah, senang, kecewa, gembira, atau emosi lainnya; orang lain jadi mengerti apa yang kita rasakan.

Di lain pihak, kita akan mendapatkan keseimbangan hidup serta kelapangan hati.

Namun ada batasan tertentu yang perlu kita jaga dalam pengungkapan isi pikiran dan perasaan. Ada norma yang harus diperhatikan, serta kebijakan pribadi menyangkut privasi.

Misalnya, sebaiknya tidak mengungkapkan kemarahan kepada seseorang di depan banyak orang. berikan teguran kepada seseorang secara pribadi dan tidak depan umum.

Contoh lain, ketika mengungkapkan perasaan lewat media sosial seperti facebook misalnya. Hindari untuk memposting hal yang bersifat pribadi, seperti misalnya permasalahan dalam rumah tangga.

Masalah rumah tangga pribadi bukan sesuatu yang pantas di umbar ke publik, untuk kebaikan diri sendiri.

Komunikasi juga berfungsi mengurangi atau meghilangkan ketegangan.

Ketika sedang menghadapi suatu masalah, seseorang biasanya akan merasakan ketegangan.

Dengan berkomunikasi, seseorang bisa mengurangi atau menghilangkan rasa tegang yang melandanya.

Selain itu, misalkan sedang terjadi pertentangan antar pribadi atau kelompok, sedang berada dalam ruangan bersama orang asing, dengan mulai percakapan dan saling bekomunikasi, ketegangan yang timbul akan sedikit mencair bahkan mungkin hilang sama sekali.

Komunikasi juga menunjukan ikatan. Setiap orang memiliki ikatan dengan orang lain, minimal ikatan keluarga atau pertemanan misalnya.

Dengan melakukan komunikasi seseorang menunjukkan bahwa dia mengenal dan memiliki hubungan dengan orang yang diajaknya berkomunikasi.

Misalnya ketika memanggi seseorang dengan panggilan mama, maka orang sekitar yang mendengarnya bahwa dia memiliki ikatan keluarga – ibu dan anak dengan orang yang dipanggilnya.

Menurut Rudolf F. Verderber komunikasi yang dilakukan seseorang dapat membangun dan memelihara hubungannya dengan orang lain.

Dengan berkomunikasi seseorang dapat menjalin hubungan usaha baru, persahabatan baru, dkk dengan orang lain.

Selain itu juga memelihara hubungan yang telah dimilikinya. Hubungan dengan kekasih misalnya, bisa saja menjadi rusak jika tidak ada komunikasi dalam jangka waktu lama.

Komunikasi dapat mengarahkan seseorang untuk bertindak sesuai dengan aturan tertentu, dan sifatnya memaksa.

Misalnya peraturan untuk tidak membuat kegaduhan ketika berada di dalam perpustakaan, atau peraturan mengenai aturan kerja di suatu perusahaan.

Terdapat garis panduan formal dari suatu lembaga atau organisasi yang harus diikuti oleh anggotanya. Organisasi tersebut memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi kepada anggota yang melanggar, seperti misalnya mengeluarkan orang tersebut dari organisasi.

Tak kalah pentingnya salah satu fungsi komunikasi adalah meminta pertolongan.

Orang tidak akan mengetahui jika kita membutuhkan pertolongan, jika kita tidak mengatakannya. Kadang kala orang lain pun akan merasa segan untuk memberikan bantuan, jika kita tidak memintanya.

Hanya dengan mengkomunikasikan bahwa kita membutuhkan pertolongan, dan meminta seseorang untuk memberikan pertolongan, kita bisa mendapatkan pertolongan. Misalnya dengan cara menelepon nomor darurat (seperti 911), menyampaikan terjadinya kebakaran dan permintaan bantuan darurat.

Demikian ulasan mengenai fungsi komunikasi yang dirangkum dari berbagai sumber.*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here