Home Komunikasi Jenis-Jenis Komunikasi dan Contohnya

Jenis-Jenis Komunikasi dan Contohnya

62

Komunikasi adalah penyampaian dan penerimaan pesan melalui media atau cara tertentu. Ada banyak jenis dan cara berkomunikasi. Berikut ini jenis-jenis komunikasi berdasarkan klasifikasi tertentu.

Secara garis besar, komunikasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non-verbal.

Komunikasi verbal adalah penyampaian pesan menggunakan kata-kata, baik secara lisan (oral) maupun tulisan (written).

Secara bahasa, komunikasi verbal adalah komunikasi lisan. Dalam KBBI, verbal artinya “secara lisan”, bukan tertulis.

Komunikasi verbal adalah penggunaan bahasa untuk mentransfer informasi melalui berbicara atau bahasa isyarat.

Ini adalah salah satu jenis yang paling umum. Komunikasi jenis ini sering digunakan dalam pidato, presentasi, konferensi video, panggilan telepon, rapat, dan percakapan.

Contoh komunikasi verbal:

  • Berbicara atau bercakap-cakap dengan orang lain
  • Membaca koran atau majalah
  • Menulis surat perjanjian, surat lamaran kerja, surat permohonan, dan lain lain
  • Pidato atau presentasi di depan banyak orang (public speaking).

jenis komunikasi

Komunikasi non-verbal adalah komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata, melainkan menggunakan bahasa tubuh (body language), bahasa isyarat, gerakan anggota badan (gestur), ekspresi wajah, kontak mata.

Vokal seperti intonasi, aksentuasi, kualitas suara, dan gaya bicara serta emosi juga termasuk komunikasi non-verbal yang biasa menyertai komunikasi verbal.

Jadi, komunikasi nonverbal adalah penggunaan bahasa tubuh, gerak tubuh, dan ekspresi wajah untuk menyampaikan informasi kepada orang lain.

Ini dapat digunakan baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Misalnya, Anda mungkin tersenyum secara tidak sengaja saat mendengar ide atau informasi yang menyenangkan atau menyenangkan.

Komunikasi nonverbal berguna saat mencoba memahami pikiran dan perasaan orang lain.

Jika mereka menunjukkan bahasa tubuh yang “tertutup”, seperti lengan disilangkan atau bahu membungkuk, mereka mungkin merasa cemas, marah atau gugup.

Jika mereka menunjukkan bahasa tubuh “terbuka” dengan kedua kaki di lantai dan lengan di samping atau di atas meja, mereka cenderung merasa positif dan terbuka terhadap informasi.

Hasil studi menunjukkan, komunikasi non-verbal memainkan peran terpenting dalam komunikasi efektif.

jenis komunikasi verbal non-verbal

 

 

Jenis-Jenis Komunikasi

Berikut ini Jenis-Jenis Komunikasi berdasarkan klasifikasi tertentu, mulai dari cara penyampaian hingga level (tingkatan) atau jumlah audiens.

Jenis-Jenis Komunikasi Menurut Cara Penyampaian 

Menurut cara penyampaiannya, komunikasi dibagi dalam empat jenis:

1. Komunikasi Lisan (Oral Communication)

Komunikasi lisan adalah komunikasi dengan cara berbicara. Komunikasi bentuk ini dilakukan antara kedua belah pihak secara bertatap muka, baik secara langsung dengan kehadiran fisik maupun melalui media seperti telepon atau panggilan video.

2. Komunikasi Tertulis (Written Communication)

Komunikasi tertulis adalah komunikasi melalui tulisan atau dengan cara menulis, mengetik, atau mencetak simbol, seperti huruf dan angka untuk menyampaikan informasi.

Menulis biasanya digunakan untuk berbagi informasi melalui buku, pamflet, blog, surat, memo, dan lainnya.

Email dan obrolan (chat) adalah bentuk komunikasi tertulis yang umum di tempat kerja dan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Komunikasi Visual (Visual Communication)

Komunikasi visual adalah sebuah rangkaian proses penyampaian informasi atau pesan dengan penggunaan media penggambaran yang hanya terbaca oleh indra penglihatan.

Komunikasi visual memadukan seni, lambang, tipografi, gambar, desain grafis, ilustrasi, dan warna, seperti foto, gambar, sketsa, bagan, dan grafik.

Visual sering digunakan sebagai bantuan selama presentasi untuk memberikan konteks yang membantu di samping komunikasi tertulis dan/atau verbal.

Karena orang memiliki gaya belajar yang berbeda, komunikasi visual mungkin lebih membantu bagi beberapa orang untuk mengkonsumsi ide dan informasi.

Bentuk komunikasi visual paling populer adalah rambu-rambu lalu lintas atau tanda-tanda penunjuk di tempat umum, seperti dalam gambar berikut ini:

public-signs

 

Jenis-Jenis Komunikasi Menurut Keberlangsungannya

1. Komunikasi Langsung

Proses komunikasi langsung (direct communication) adalah komunikasi yang dilakukan tanpa bantuan, campur tangan, perantara pihak lain ataupun media komunikasi.

2. Komunikasi Tidak Langsung 

Komunikasi tidak langsung (indirect communication) dilakukan melalui perantara, baik itu pihak ketiga atau bantuan alat-alat komunikasi lainnya.

Komunikasi melalui media massa atau komunikasi media termasuk jenis komunikasi tidak langsung.

Jenis-Jenis Komunikasi Menurut Perilaku

1. Komunikasi Formal

Komunikasi formal adalah komunikasi resmi yang biasanya terjadi dalam suatu lembaga atau organisasi, terutama lembaga resmi pemerintah.

Komunikasi seperti ini biasanya sudah mempunyai aturan dan tata caranya sendiri menurut rules dari organisasi atau perusahaanya.

2. Komunikasi Informal

Komunikasi informal terjadi dalam suatu organisasi yang tidak ditentukan dalam struktur organisai dan tidak dapat pengakuan resmi yang juga tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi yang bersangkutan, misalnya adalah obrolan antar teman, desas-desus dan sebagainya.

3. Komunikasi Non-formal

Komunikasi nonformal adalah komunikasi yang terjadi antara bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang bertujuan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi.

Jenis-Jenis Komunikasi Menurut Maksud

Menurut maksud dilakukanya komunikasi, ada beberapa jenis komunikasi:

  1. Pidato
  2. Ceramah
  3. Presentasi
  4. Wawancara
  5. Memberi tugas atau perintah

Jenis-Jenis Komunikasi Menurut Ruang Lingkup

1. Komunikasi Internal.

Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi di antara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja (komunikasi yang dilakukan orang dalam).

Komunikasi internal dibagi lagi menjadi tiga macam yaitu:

a. Komunikasi vertikal
b. Komunikasi horizontal
c. Komunikasi diagonal

2. Komunikasi Eksternal.

Komunikasi eksternal merupakan komunikasi yang berlangsung antara organisasi kepada pihak masyarakat yang ada di luar organisasi atau perusahaan tersebut.

Contoh komunikasi eksternal antara lain eksposisi, pameran, promosi, publikasi, dan konferensi pers.

Jenis-Jenis Komunikasi Menurut Aliran

  1. Komunikasi satu arah (one way), yaitu merupakan komunikasi yang berlangsung dari satu pihak saja.
  2. Komunikasi dua arah (two ways), yaitu merupakan komunikasi yang bersifat timbal balik, dalam hal ini komunikasi diberi kesempatan untuk memberikan respons atau feedbeck kepada komunikator.
  3. Komunikasi ke atas (bottom-up/upward communications) yaitu merupakan komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan –dikenal juga sebagai komunikasi vertikal.
  4. Komunikasi ke bawah (top-down/downward communications), yaitu merupakan komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
  5. Komunikasi horizontal, yaitu merupakan komunikasi yang terjadi di antara orang yang memiliki kedudukan sejajar.

Jenis-Jenis Komunikasi Menurut Isi

Menurut isinya, jenis komunikasi sangat banyak, di antaranya:

  1. Komunikasi politik
  2. Komunikasi budaya
  3. komunikasi dakwah
  4. Komunikasi pendidikan
  5. Komunikasi olahraga
  6. Komunikasi keluarga

Ada juga yang disebut komunikasi sosial (social communication), yaitu komunikasi yang terjadi dalam konteks sosial, membina hubungan baik dengan sesama dalam kehidupan sehari hari.

Sapaan “Selamat pagi, apa kabar?” atau “Bagaimana kabar anak-anak Anda?” termasuk komunikasi sosial.

Jenis-Jenis Komunikasi Menurut Level

Level atau tingkatan komunikasi ditentukan oleh jumlah orang yang terlibat dalam sebuah proses komunikasi.

Berikut ini jenis-kenis komunikasi berdasarkan levelnya:

1. Komunikasi Intrapribadi (Intrapersonal Communication)

Komunikasi Intrapribadi yaitu komunikasi seseorang dengan dirinya sendiri (communication with the self).

Tipe komunikasi intrapribadi sama dengan proses berpikir, yaitu ketika seseorang secara sadar (sengaja) mengirimkan informasi pada dirinya untuk menganalisis sebuah situasi dan mengambil sikap atau keputusan.

2. Komunikasi Antarpribadi (Interpersonal Communication)

Komunikasi Antarpribadi merujuk pada interaksi antara dua orang –lazimnya terjadi secara tatap muka (face to face).

Tujuan komunikasi antarpribadi biasanya untuk berbagi (share) informasi, pendapat, gagasan (ide), dan sebagainya.

Komunikasi Antarpribadi dapat dibagi menjadi tiga tipe:

  • Assertive Communication (Komunikasi Asertif).
  • Nonassertive Communication (Komunikasi Nonasetif)
  • Aggressive Communication (Komunikasi Agresif).

Ciri-ciri (karakterstik) komunikasi asertif a.l. dengan percaya diri mengekspresikan yang Anda pikirkan, rasakan, dan percayai; dengan lantang membela hak Anda seraya menghormati hak orang lain; menyampaikan maksud dan harapan tanpa menghina, mempermalukan, atau merendahkan orang lain; respek terhadap kebutuhan dan hak diri sendiri dan orang lain.

Ciri-ciri komunikasi nonasertif a.l. ketidakmampuan mengekspresikan pemikiran, perasaan, dan keyakinan secara konsisten; membolehkan orang lain untuk melanggar hak Anda tanpa tantangan; kurang menghargai preferensi sendiri; orang lain dengan mudah mengabaikan pemikiran, perasaan, dan keyakinan Anda.

Ciri-ciri komunikasi agresif a.l. mengekspresikan diri dengan cara mengintimidasi, menghina, atau merendahkan orang lain serta meraih keinginan dengan cara merusak hak-hak orang lain.

3. Komunikasi Kelompok Kecil (Small-group Communication)

Komunikasi kelompok kecil yaitu komunikasi yang terjadi dalam sebuah grup kecil.

Tujuannya untuk menyampaikan informasi yang menjadi kebutuhan atau ketertarikan anggota kelompok atau kadang-kadang untuk mengetahui pendapat anggota kelompok tentang suatu masalah atau membuat sebuah keputusan.

4. Komunikasi Publik (Public Communication)

Komunikasi publik biasanya dipahami sebagai sebuah kelompok besar orang (large group of people) atau komunikasi kepada orang banyak (massa).

Komunikasi publik sering disetarakan dengan komunikasi massa, yakni komunikasi melalui media massa, meski komunikasi publik tidak selalu dilakukan melalui perantara media massa.

Komunikasi publik juga sering dipahami sebagai berbicara di depan orang banyak (public speaking).

5. Komunikasi Organisasi (Organizational Communication).

Komunikasi organisasi yaitu komunikasi dalam sebuah organisasi dan antarorganisasi.

6. Komunikasi Massa Mass (Communication)

Komunikasi massa yaitu komunikasi yang dilakukan melalui media massa –suratkabar, tabloid, majalah, radio, televisi, media online.

Komunikasi massa bisa dikatakan yang tersulit karena membutuhkan keterampilan atau keahlian (skills) khusus, sesuai dengan karakteristik media massa yang digunakan.

Keterampilan menulis (writing skills) untuk media cetak dan online serta keahlian berbicara (speaking skills) untuk media radio dan televisi.*

Sumber

  • https://sis.binus.ac.id/2020/07/21/jenis-jenis-komunikasi/
  • https://fisipol.uma.ac.id/4-jenis-komunikasi/
  • https://www.indeed.com/career-advice/career-development/types-of-communication
  • https://www.romelteamedia.com/2014/02/level-komunikasi.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here