Pengertian Media Massa dan Karakteristiknya

Posted on 4 views

media massa

DI artikel sebelumnya sudah dibahas pengertian jurnalistik. Kali ini kita bahas pengertian media massa serta karakteristik, jenis-jenis, dan fungsinya.

Media massa (mass media) merupakan singkatan dari media komunikasi kassa (mass communication media), yaitu sarana, channel, perantara atau alat untuk berkomunikasi kepada publik.

Pengertian Media Massa

Media massa –atau biasa disingkat menjadi media saja– adalah sarana atau saluran publikasi karya jurnalistik atau sarana komunikasi kepada publik secara luas dan serentak.

Istilah atau kata media adalah bentuk jamak dari medium yang berarti “tengah” atau “perantara”. Massa berasal dari bahasa Inggris yaitu mass yang berarti “kelompok” atau “kumpulan”.

Berikut ini beberapa pengertian media massa menurut para ahli atau akademisi.

Leksikon Komunikasi: media massa adalah “sarana penyampai pesan yang berhubungan langsung dengan masyarakat luas misalnya radio, televisi, dan surat kabar”.

Cangara (2002): media adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak, sedangkan pengertian media massa sendiri alat yang digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak dengan menggunakan alat-alat komunikasi seperti surat kabar, film, radio dan televisi.

Soehadi (1978): pengertian media massa adalah perantara atau alat-alat yang digunakan oleh massa dalam hubungannya satu sama lain.

Nurudin (2007): media massa adalah alat-alat dalam komunikasi yang bisa menyebarkan pesan secara serempak, cepat kepada audience yang luas dan heterogen.

Vera (2008): media massa memiliki pengertian yaitu alat atau media penyampai pesan dari proses komunikasi massa.

Kurniawan Junaedhie (1991): media massa merupakan saluran yang digunakan oleh jurnalistik atau komunikasi massa.

JB Wahyudi (1991): media massa adalah sarana untuk menyampaikan isi pesan, pernyataan, informasi yang bersifat umu, kepada sejumlah orang yang jumlahnya relatif besar, tinggalnya tersebar, heterogen, anonim, tidak terlembagakan, perhatiannya terpusat pada isi pesan yang sama yaitu pesan dari media massa yang sama, dan tidak dapat memberikan arus balik secara langsung pada saat itu.

Menurut Denis McQuail (2000), media massa adalah media yang mampu menjangkau massa dalam julah besar dan luas (university of reach), bersifat publik, dan mampu memberikan popularitas kepada siapa saja yang muncul di media massa.

Baca Juga:  Pengertian Internet Secara Bahasa dan Istilah

Istilah media massa mengacu kepada kepada sejumlah media yang telah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan tetap dipergunakan hingga saat ini, seperti surat kabar, majalah, film, radio, televisi, internet, dan lain-lain.

Pengertian media massa mulai menunjukkan batasan yang tidak jelas atau dianggap tidak jelas oleh sebagian orang, dengan munculnya media baru (new media) di internet yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan media massa yang sudah ada sebelumnya.

Media baru ini bersifat lebih individual, lebih beragam, dan lebih interaktif.

media

Karakteristik Media Massa

Menurut Djafar H. Assegaf (1991), media massa memiliki lima ciri:

1. Satu Arah

Komunikasi yang terjadi dalam media massa bersifat searah di mana komunikan tidak dapat memberikan tanggapan secara langsung kepada komunikatornya yang biasa disebut dengan tanggapan yang tertunda (delay feedback).

2. Informasi Beragam

Media massa menyajikan rangkaian atau aneka pilihan materi yang luas, bervariasi. Ini menunjukka bahwa pesan yang ada dalam media massa berisi rangkaian dan aneka pilihan materi yang luas bagi khalayak atau para komunikannya.

3. Menjangkau Khalayak

Media massa dapat menjangkau sejumlah besar khalayak. Komunikan dalam media massa berjumlah besar dan menyebar di mana-mana, serta tidak pernah bertemu dan berhubungan secara personal.

4. Pesan Universal

Media massa menyajikan materi yang dapat mencapai tingkat intelek rata-rata. Pesan yang disajikan dengan bahasa yang umum sehingga dapat dipahami oleh seluruh lapisan intelektual baik komunikan dari kalangan bawah sampai kalangan atas.

5. Melembaga

Media massa diselenggrakan oleh lembaga masyarakat atau organisasi yang terstruktur. Penyelenggara atau pengelola media massa adalah lembaga masyarakat/organisasi yang teratur dan peka terhadap permasalahan kemasyarakatan.

Menurut Cangara (2006), media massa mempunyai karakteristik sebagai berikut:

1. Melembaga

Melembaga artinya pihak yang mengelola berupa tim atau lembaga yang terdiri dari banyak orang, yakni mulai dari proses pengumpulan data atau informasi, pengelolaan suatu informasi yang nantinya di publikasikan, sampai pada penyajian informasi yang telah di kelola.

2. Bersifat Satu Arah

Baca Juga:  Definisi dan Pengertian Komunikasi Lengkap

Satu arah artinya komunikasi yang dilakukan kurang memungkinkan terjadinya dialog antara pengirim dengan penerima.

3. Bergerak secara Luas

Media massa itu meluas dan serempak, artinya dapat mengatasi rintangan waktu dan jarak karena ia memiliki kecepatan. Bergerak secara luas dan simultan dimana informasi yang disampaikan diterima oleh banyak orang di saat yang sama.

4. Memakai Peralatan Teknis

Media massa memakai peralatan teknis atau mekanis seperti radio, televisi, surat kabar, dan semacamnya.

5. Universal

Media massa bersifat terbuka, dapat diterima oleh siapa saja dan dimana saja tanpa mengenal anak-anak atau dewasa tidak terbatas usia, jenis kelamin, dan suku bangsa.

Melembaga merupakan karakteristik utama media massa sekaligus yang membedakan dengan media baru seperti media sosial dan website pribadi (blog).

Lembaga yang mengelola media disebut lembaga pers atau perusahaan yang bergerak di bidang media massa. Lembaga atau perusahaan ini pula yang membedakan media resmi dan tidak resmi. Di Indonesia, media resmi diakui oleh Dewan Pers.

Jenis-Jenis Media Massa

Dalam literatur komunikasi jurnalistik, media massa dikategorikan ke dalam tiga jenis sebagai berikut:

1. Media Cetak

Media cetak adalah media yang tercetak berbahan baku kertas, yakni surat kabar, tabloid, dan majalah. Buku, buletin, dan jurnal juga masuk kategori media cetak.

2. Media Elektronik

Media elektronik adalah media yang membutuhkan aliran listrik untuk bisa diakses. Media elektronik disebut juga media penyiaran (broadcasting), yaitu radio dan televisi.

3. Media Online

Secara umum, media online adalah media yang ada di internet berupa website atau aplikasi. Media online disebut juga media daring (dalam jaringan), yakni jaringan internet.

Dalam konteks media massa, media online adalah situs berita atau media massa yang tersaji secara online di internet, seperti detik.com, liputan6.com, tribunnews.com, okezone.com, dll. Dewan Pers mengistilahkannya sebagai media siber (cyber media).

media massa

Fungsi Media Massa

Menurut Elvinaro, media massa memiliki enam fungsi:

  1. Pemberi informasi
  2. Sarana edukasi
  3. Pengawas
  4. Pewarisan nilai-nilai
  5. Hiburan
  6. Persuasif.

Dari keenam fungsi media massa yang paling menonjol adalah berfungsi sebagai informasi. Umumnya masyarakat membutuhkan informasi.

Apa pun profesi atau pekerjaan seseorang, setidaknya seseorang pasti pernah mendengarkan siaran radio, menonton televisi atau film, membaca koran atau majalah, dan kini mengakses media internet (media online).

Baca Juga:  Pengertian Humas dan Tupoksinya

Menurut Dominic, media massa juga bisa berfungsi sebagai pengawas dan penafsiran suatu pesan yang disampaikan.

Menurut Jay Black dan Federick C. Whitney (1988), fungsi media massa itu:

  1. to inform (menginformasikan)
  2. to entertaint (memberi hiburan)
  3. to persuade (membujuk)
  4. transmission of the culture (transmisi budaya)

Dalam konteks sosial-politik, media massa adalah kekuatan keempat (the fourth estate) karena mampu mempengaruhi wacana dan agenda dalam masyarakat dan media. Bahkan, media sosial saat ini ikut menentukan apa yang diperbincangkan masyarakat.

Efek Media Massa

Menurut M Chaffe, media massa mempunyai efek atau dampak yang berkaitan dengan perubahan sikap, perasaan dan perilaku komunikasinya. Media massa mempunyai tiga efek:

1. Efek Kognitif

Efek kognitif adalah akibat yang ditimbulkan pada diri komunikan yang sifatnya informatif bagi dirinya. Dalam efek kognitif ini akan dibahas tentang bagaimana media massa dapat membantu khalayak dalam mempelajari informasi yang bermanfaat dan mengembangkan keterampilan kognitifnya.

2. Efek Afektif

Tujuan dari media massa bukan sekadar memberi khalayak tentang sesuatu, tetapi lebih dari itu, khalayak diharapkan dapat turut merasakan perasaan iba, terharu, sedih, gembira, dan sebaginya. Media massa dapat membuat suasana atau menarik emosional khalayak.

3. Efek Konatif/Behavioral

Efek ini merupakan akibat yang timbul pada diri khalayak dalam bentuk perilaku, tindakan, atau kegiatan. Banyak sekali khalayak yang terpengaruh oleh pesan media yang disampaikannya, seperti masyarakat pedesaan yang takut datang ke Ibu Kota Jakarta, karena mereka menganggap di Jakarta itu sering terjadi konflik, ini diakibatkan karena yang disajikan oleh media berita yang berunsur kekerasan.

Referensi:

  • Assegaf, Djafar H. 1991. Jurnalistik Masa Kini. Jakarta : Ghalia Indonesia.
  • Cangara, H. Hafied. 2006. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : PT. Raja Grafindo.
  • Romli, Asep Syamsul M. 2009. Kamus Jurnalistik. Bandung: Simbiosa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *