Home Media Pengertian Media Online, Karakteristik, dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Media Online, Karakteristik, dan Jenis-Jenisnya

40

Pengertian Media Online, Karakteristik, dan Jenis-Jenisnya

Media online atau media daring (dalam jaringan) adalah jenis media baru yang muncul seiring perkembangan teknologi internet.

Media online (online media) disebut juga media siber (cyber media), media internet, dan media baru (new media). Berikut ini ulasan tentang pengertian media online.

Pengertian Media Online

Istilah media online yaitu terdiri dari dua kata, media dan online. Masing-masing kata tersebut memiliki arti tersendiri. Media memiliki arti “perantara” atau “pengantar”.

Association for Education and Communication Technology atau AECT  mendefinisikan bahwa “media” sebagai segala bentuk yang dipergunakan untuk suatu proses penyaluran sebuah informasi.

Online juga terdiri dari dua kata, on dan line. On yaitu sedang berlangsung atau live. Line yaitu sebuah garis, barisan, jarak dan tema. Online berarti proses pengaksesan informasi yang sedang berlangsung melalui media internet (English Indonesi Dictionary, John M.Echols dan Hasan Shadily).

Dengan demikian, secara bahasa pengertian dari media daring adalah saluran informasi yang berlangsung melalui media internet.

Karena diakses atau dibaca menggunakan perantara jari untuk membukanya, media daring juga disebut sebagai “media digital”. Digital artinya yang berhubungan dengan jari. Digit = Jari.

Pengertian media online dibagi menjadi dua pengertian, yakni pengertian secara umum dan secara khusus.

1. Pengertian Umum

Pengertian media online secara umum, media online adalah segala sarana komunikasi dan informasi yang hanya bisa diakses melalui internet.

Media online berisikan teks (tulisan), gambar (foto), video, dan suara (audio).

Dalam pengertian umum ini, media online juga bisa dimaknai sebagai sarana komunikasi secara online dengan menggunakan teknologi internet, seperti email, aplikasi pengiriman pesan, media sosial, dan semua jenis situs web (website).

Menurut Ashadi Siregar, media online adalah sebagai sebutan umum untuk sebuah bentuk media yang berbasis telekomunikasi dan multimedia (komputer dan internet).

Di dalamnya terdapat portal berita, website (situs web), radio online, TV online, mail online dan sebagainya, dengan karakteristik masing-masing, sesuai dengan fasilitas yang memungkinkan pengguna atau konsumen memanfaatkannya.

Media online merupakan media elektronik, tetapi para pakar memisahkannya dalam kelompok tersendiri.

Alasannya, media online menggunakan gabungan proses media cetak dengan menulis informasi yang disalurkan melalui sarana elektronik, tetapi juga berhubungan dengan komunikasi personal yang terkesan perorangan.

2. Pengertian Khusus

Dalam pengertian khusus, media online adalah media massa atau media pers yang tersaji secara online dalam bentuk situs web (website) atau aplikasi di internet.

Media massa atau media pers adalah sarana publikasi karya jurnalistik seperti berita (news), feature, dan artikel opini.

Situs berita seperti detik.com, republika.co.id, kompas.com, dan banyak lagi termasuk media online dalam pengertian khusus ini.

Dewan Pers menyebutnya sebagai media siber (cyber media), yaitu segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pokok Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan oleh Dewan Pers.

Dewan Pers juga merilis kode etik khusus untuk media siber dalam Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Dengan demikian, media online dalam pengertian khusus ini adalah media massa berupa surat kabar online (portal berita, news portal), majalah online, tabloid online, radio online, dan televisi online.

Pengertian Media Massa

Media Generasi Ketiga

Menurut Asep Syamsul M. Romli dalam Jurnalistik Online (Penerbit Nuansa, 2012), media online adalah media massa “generasi ketiga” setelah media cetak (printed media) dan media
elektronik (elektronik media) atau media penyiaran (broadcasting media).

Media cetak yaitu koran, tabloid, atau majalah. Media elektronik atau media penyiaran yaitu radio dan televisi.

Media online merupakan produk jurnalistik online atau jurnalisme daring.

Media online merupakan sarana publikasi karya jurnalistik online. Disebut juga cyber journalism, jurnalistik online didefinisikan sebagai “pelaporan fakta atau peristiwa yang diproduksi dan didistribusikan melalui internet”.

Media online merupakan media baru (new media) dengan cara penyampaian informasi yang berbeda dengan media konvensional (media cetak dan media elektronik).

Media online sebagai media baru antara lain disebutkan oleh Hall dalam Online Journalism (1992:3). Hall menyebutkan media daring sebagai penguat sumber informasi.

“Abad dari cetakan, telah dibuat usang dengan datangnya media baru dan semakin tidak relevan dengan kehidupan banyak pembaca. Ada beberapa saran bahkan surat kabar dan majalah yang benar-benar dapat digantikan oleh penyampaian informasi berbasis sistem internet.”

Media online membutuhkan perangkat berbasis komputer dan koneksi internet untuk mencari dan menerima informasi.

Karakteristik Media Online

Karakteristik sekaligus keunggulan media online dibandingkan media konvensional identik dengan karakteristik jurnalistik online.

Karakteristik media online yang dirumuskan para ahli antara lain sebagai berikut:

1. Multimedia

Media online dapat memuat atau menyajikan berita/informasi dalam bentuk teks, audio, video, grafis dan gambar secara bersamaan.

2. Aktualitas

Media online berisi info aktual karena kemudahan dan kecepatan penyajian.

3. Cepat

Kecepatan media online dalam penyampaian berita hanya bisa disaingi oleh radio. Begitu sebuah informasi diposting atau di-upload, langsung bisa di akses semua orang di seluruh dunia.

4. Update

Pembaruan (updating) informasi dapat dilakukan dengan cepat baik dari sisi konten maupun redaksional, misalnya kesalahan ketik/ejaan.

Kita belum menemukan istilah “ralat” di media online sebagaimana sering muncul di media cetak. Informasi pun disampaikan secara terus-menerus atau berseri.

5. Kapasitas

Halaman web bisa menampung naskah sangat panjang. Tidak dibatasi kolom dan durasi sebagaimana di media konvensional.

6. Fleksibilitas

Pemuatan dan editing naskah bisa kapan saja dan di mana saja, jadwal terbit (update) bisa kapan saja, setiap saat.

7. Luas

Media online menjangkau seluruh dunia yang memiliki akses internet. Audiens atau pembaca media online menembus batas geografis dan usia.

8. Interaktif

Dengan adanya fasilitas kolom komentar dan chat room, di media online redaksi dan pembaca dapat berinteraksi langsung. Pembaca juga bisa komentar, like, dan share.

9. Terdokumentasi

Informasi tersimpan di bank data (arsip) dan dapat ditemukan melalui link, artikel terkait dan fasilitas “cari” (search).

10. Hyperlink

Konten media online terhubung dengan sumber lain (link) yang berkaitan dengan informasi tersaji.

Dalam buku Online Jurnalism, Principles Of News For The Web,
(Holcomb Hathway Publisher, 2005), keunggulan jurnalistik online adalah sebagai berikut:

a. Audience Control, jurnalistik online memungkinkan audience untuk bisa lebih leluasa dalam memilih berita yang ingin didapatkannya.

b. Nonlinearity, jurnalistik online memungkinkan setiap berita yang disampaikan dapat berdiri sendiri, sehingga audience tidak harus membaca secara berurutan untuk memahami.

c. Strong and Retrieval, jurnalistik online memungkinkan berita tersimpan dan diakses kembali dengan mudah oleh audience.

d. Unlimited Space, jurnalistik online memungkinkan jumlah berita yang dipublikasikan untuk audience menjadi jauh lebih lengkap ketimbang media lainnya.

e. Immediacy, jurnalistik online memungkinkan informasi dapat disampaikan secara langsung kepada audience.

f. Multimedia Capability, jurnalistik online memungkinkan bagi tim redaksi untuk menyertakan teks, suara, gambar, video, dan komponen lainnya di dalam berita yang akan diterima oleh audience.

g. Interactivity, jurnalistik online memungkinkan adanya peningkatan partisipasi audience dalam setiap berita.

Ada juga karakter media online yang menjadi kekurangan dan kelemahannya, di antaranya:

a. Ketergantungan terhadap perangkat komputer dan koneksi internet, jika tidak ada aliran listrik, baterai habis dan tidak ada koneksi internet, juga tidak ada browser, maka media online tidak bisa diakses.

b. Bisa memiliki dan dioperasikan oleh sembarang orang. Mereka yang tidak memiliki keterampilan menulis sekalipun dapat menjadi pemilik media online dengan isi berita “copy paste” dari situs informasi lain.

c. Adanya kecenderungan mata mudah lelah saat membaca informasi media online, khususnya naskah yang panjang.

d. Akurasi sering terabaikan. Karena mengutamakan kecepatan, berita yang dimuat di media online biasanya tidak seakurat media cetak, utamanya dalam hal penulisan kata (salah tulis).

Jenis-Jenis Media Online

Jenis-jenis media online yang kita kenal dan ketahui hingga saat ini dapat diklasifikasikan menjadi berikut ini :

1. Mesin Pencari (Search Engine)

Situs web yang menjadi gerbang/pintu masuk menuju berbagai informasi yang anda diinginkan atau butuhkan, seperti Google, Bing, dan Yahoo.

2. Portal Berita

Jenis media online yang kedua ini adalah media online dalam pengertian khusus, yakni media massa yang tersaji di internet.

Portal berita yaitu website yang menyediakan beraneka ragam jenis informasi, yaitu portal berita (news portal) atau situs berita seperti Detikcom, Republika Online, Okezone, Tribunnews, dan sebagainya.

3. Media Sosial atau Jejaring Sosial

Situs web yang menjadi sebuah forum online untuk berinteraksi, berteman, berbagi informasi, mengobrol atau bertegur sapa, seperti Blog, Facebook, Twitter, Youtube, Flickr, Instagram, Linkedin, MySpace, Path, kaskus dan lain sebagainya.

4. Aplikasi Chatting

Yaitu software atau program yang dapat memungkinan orang-orang untuk mengobrol secara online tanpa batas geografis, seperti Skype, Yahoo Messenger, WhatsApp, Line, We Chat, dan lain sebagainya.

5. Surat Elektronik (Electronic Mail, Email)

Akun di sebuah situs web yang menyediakan sarana untuk bertukar pesan atau informasi melalui internet, seperti Yahoo Mail dan Google Mail (Gmail).

6. Perdagangan Elektronik (Electronic Commerce, e-commerce)

Situs jual beli online, bisnis online, berupa penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran, dan transaksi barang serta jasa yang dilakukan secara online, termasuk Marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Bukalapak.

Demikian pengertian media online, jenis-jenis dan karakteristiknya. Ia adalah media baru atau media generasi ketiga setelah cetak dan penyiaran.*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here